Pada tanggal 21 Februari kemarin, Clement Lefebvre, pemimpin proyek Linux Mint, mengumumkan bahwa website Linux Mint telah diretas oleh hacker, lalu hacker telah mengubah berkas ISO Linux Mint dan disisipkan sebuah backdoor.

ISO yang terkena adalah Linux Mint 17.3 edisi Cinnamon. Pihak Linux Mint sudah mendeteksi jejak peretas, yakni menggunakan IP 5.104.175.212 dan backdoor yang ada di berkas ISO tekoneksi dengan absentvodka.com.

Lefebvre merekomendasikan pengguna yang terkena hack untuk memutuskan sambungan komputer mereka dari internet secepat mungkin, menghapus disk drive dan mengubah semua password mereka, terutama yang digunakan untuk email dan situs sensitif lainnya.

Bagi Anda yang mengunduh langsung via tautan HTTP serta via torrent, pengembang menjamin berkas ISO tersebut aman. Namun bila Anda ragu, Anda bisa mencocokkan data MD5 berkas ISO Anda dengan yang ada di bawah ini:
6e7f7e03500747c6c3bfece2c9c8394f linuxmint-17.3-cinnamon-32bit.iso
e71a2aad8b58605e906dbea444dc4983 linuxmint-17.3-cinnamon-64bit.iso
30fef1aa1134c5f3778c77c4417f7238 linuxmint-17.3-cinnamon-nocodecs-32bit.iso
3406350a87c201cdca0927b1bc7c2ccd linuxmint-17.3-cinnamon-nocodecs-64bit.iso
df38af96e99726bb0a1ef3e5cd47563d linuxmint-17.3-cinnamon-oem-64bit.iso

Selain mengecek dengan MD5, Anda juga bisa mengeceknya dengan cara menjalankannya dalam live session. Jika ada berkas /var/lib/man.cy, maka ISO Anda sudah terinfeksi backdoor.

 

sumber : http://blog.linuxmint.com/?p=2994

Iklan